Mahasiswa Fisioterapi UMS Raih Medali Perak di KIDE (Kaohsiung International Invention and Design Expo)

SUKOHARJO – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sukses meraih medali perak di ajang Kaohsiung International Invention and Design Expo (KIDE) yang diselenggarakan baru-baru ini. Kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang mempertemukan para inovator dari berbagai belahan dunia untuk memamerkan hasil karya cipta mereka.

Tim mahasiswa UMS yang beranggotakan Syahrul Hilbram Julanar, Owanda Aiko Suda, Shandy Yusril, Faiz Rifiyanto, Kintan Nur Romadhona, Audita Eka Wardhani, dan Nur Amalia berhasil mengembangkan proyek inovatif berjudul STUNT AR: Snakes and Ladders, sebuah aplikasi berbasis Augmented Reality (AR) yang menyajikan permainan tradisional dengan sentuhan teknologi modern.

Di bawah bimbingan dosen-dosen Program Studi Fisioterapi UMS, yaitu Hardika Dwi Hermawan, Tiara Fatmarizka, dan Taufik Eko Susilo, tim ini berhasil memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman bermain permainan anak sekaligus mengedukasi tentang pentingnya aktivitas fisik melalui pendekatan yang menyenangkan.

“Keikutsertaan kami di KIDE ini tidak hanya sebagai ajang untuk memperkenalkan inovasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menunjukkan bahwa teknologi bisa digunakan untuk mendukung pengembangan fisik dan kognitif anak-anak dalam cara yang menyenangkan,” ungkap Syahrul Hilbram Julanar, salah satu anggota tim.

Pencapaian ini menjadi bukti komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta dalam mendukung pengembangan inovasi mahasiswa, sekaligus memperkenalkan UMS di kancah internasional. Melalui ajang ini, mahasiswa UMS menunjukkan bahwa mereka tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga mampu bersaing dalam bidang teknologi dan inovasi.

Dengan diraihnya medali perak di KIDE, tim mahasiswa UMS berharap karya mereka dapat bermanfaat bagi masyarakat luas, terutama dalam mendukung pendidikan anak-anak dengan pendekatan yang lebih interaktif dan edukatif.