SUKOHARJO – Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melakukan Survei Evaluasi Beban Kerja Mahasiswa (Student Workload Evaluation Survey) untuk tahun akademik 2024–2025. Survei ini bertujuan untuk memperoleh gambaran objektif terkait persepsi mahasiswa terhadap beban kerja akademik yang mereka alami selama proses perkuliahan.
Hasil survei menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa merasa beban kerja mereka sudah cukup memadai, dengan rincian sebagai berikut:
- Cukup Puas: 36,7%
- Puas: 33,3%
- Sangat Puas: 18,3%
- Tidak Puas: 8,3%
- Sangat Tidak Puas: 3,3%
Dengan demikian, sekitar 88,3% mahasiswa merasa puas hingga sangat puas terhadap beban kerja yang diberikan, sementara sisanya merasa kurang puas dan memerlukan evaluasi lebih lanjut.
Analisis Temuan dan Penyebab
Dari hasil analisis, mahasiswa yang merasa cukup hingga sangat puas (sekitar 70%) mengindikasikan bahwa distribusi tugas, pembagian waktu kuliah, dan peran dosen pembimbing dianggap sudah cukup proporsional. Meski demikian, masih terdapat mahasiswa yang merasa beban kerja terlalu berat, terutama karena:
- Tugas bertumpuk dalam waktu sempit
- Koordinasi antar dosen yang belum optimal
- Kesulitan mengatur waktu antara perkuliahan, praktik, dan ujian
- Minimnya ketersediaan sumber daya belajar atau fasilitas praktik
Sementara itu, sebanyak 36,7% mahasiswa merasa “Cukup Puas”, yang menunjukkan adanya ruang perbaikan terutama dalam hal efektivitas jadwal, kejelasan instruksi tugas, serta bimbingan akademik yang berkelanjutan.
Saran dan Rekomendasi
Untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan akademik mahasiswa, berikut beberapa rekomendasi berdasarkan hasil survei:
- Evaluasi distribusi beban tugas dan jadwal agar tidak terjadi penumpukan dalam satu periode waktu.
- Koordinasi yang lebih erat antar dosen pengampu untuk sinkronisasi materi, tugas, dan ujian.
- Peningkatan fasilitas pembelajaran, seperti laboratorium dan sumber ajar praktis.
- Penguatan sistem bimbingan akademik agar mahasiswa merasa lebih terbantu dalam menyelesaikan studi mereka.
Kegiatan survei ini menjadi bagian dari upaya Program Studi Fisioterapi UMS dalam menerapkan prinsip student-centered learning serta menjamin kualitas proses pendidikan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
