Suarakan Perubahan dengan Damai, Tanpa Perusakan

Sukoharjo – Gelombang aksi mahasiswa yang berlangsung pada akhir Agustus hingga awal September 2025 menjadi perhatian publik, termasuk di lingkungan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Menyikapi dinamika tersebut, Program Studi Fisioterapi UMS menyampaikan pesan moral yaitu:

“Bersatu suarakan untuk perubahan, tanpa melakukan perusakan.”

Pesan ini sejalan dengan semangat mahasiswa sebagai agen perubahan yang memiliki idealisme, namun tetap menjunjung tinggi etika, tanggung jawab, dan nilai kemanusiaan. Aspirasi memang harus disampaikan, tetapi tanpa merugikan orang lain maupun merusak fasilitas umum.

Melalui unggahan ini, Fisioterapi UMS menekankan bahwa keberanian bersuara akan lebih bermakna bila dilakukan dengan cara damai, terarah, dan berlandaskan nilai keislaman. Dengan begitu, gerakan mahasiswa tidak hanya menjadi suara perlawanan, tetapi juga energi positif yang mendorong perubahan sosial ke arah yang lebih adil dan beradab.