Sukoharjo – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Faris Rahman Kusdiana mendapat kehormatan untuk bertugas dalam ajang internasional IFCPF Men’s Asia–Oceania Cup 2025 sebagai Classifier Assistant.
IFCPF (International Federation of Cerebral Palsy Football) merupakan kompetisi bergengsi tingkat internasional yang mempertemukan tim-tim terbaik dari kawasan Asia dan Oseania dalam cabang olahraga sepak bola untuk atlet cerebral palsy. Keikutsertaan Faris dalam event ini menjadi pencapaian penting, tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi Program Studi Fisioterapi UMS.
Peran sebagai Classifier Assistant menuntut kompetensi tinggi dalam memahami kondisi atlet cerebral palsy, melakukan penilaian fungsional, serta memastikan klasifikasi sesuai standar internasional. Keterlibatan Faris menunjukkan bahwa mahasiswa Fisioterapi UMS dipercaya memiliki kemampuan profesional yang relevan untuk berkontribusi dalam ajang olahraga dunia.
Kebanggaan ini juga menjadi bukti bahwa Fisioterapi UMS terus menghasilkan mahasiswa yang siap berkiprah di berbagai bidang, termasuk sport physiotherapy dan klasifikasi atlet dengan kebutuhan khusus. Dukungan sivitas akademika, pembinaan kompetensi, serta lingkungan akademik yang inspiratif menjadi fondasi penting bagi lahirnya prestasi-prestasi seperti ini.
Program Studi Fisioterapi UMS mengapresiasi pencapaian Faris dan berharap pengalaman internasional ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menunjukkan kontribusi nyata pada level nasional maupun global.
Untuk informasi dan berita terkini seputar aktivitas serta prestasi mahasiswa, ikuti media resmi Program Studi Fisioterapi UMS:
📱 Instagram: @fisioterapiums
🌐 Website: fisioterapi.ums.ac.id
