Sukoharjo– Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Tim Brainlyt berhasil meraih Silver Medal pada ajang Global Youth Invention and Innovation Fair (GYIIF) yang diselenggarakan oleh Indonesia Young Scientist Association (IYSA).
Dalam kompetisi internasional tersebut, tim mengusung inovasi berjudul:
“Brainlyt: A Smart Brain AI System for Early Detection and Emergency Routing in Stroke Care.”
Inovasi Brainlyt merupakan sistem berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dirancang untuk mendeteksi dini gejala stroke serta memberikan rekomendasi rute darurat menuju fasilitas layanan kesehatan terdekat. Produk ini dikembangkan dalam bentuk smartwatch dan aplikasi terintegrasi, sehingga memungkinkan respons cepat dalam kondisi kegawatdaruratan stroke.
Tim Brainlyt dipimpin oleh:
Hafidh Erli Nurdin Pratama (J120230066) – Fisioterapi
Dengan anggota tim:
-
Arya Veda Setyanindito (A70230134) – Pendidikan Teknik Informatika
-
Muhammad Cesarico Herlambang (J120230001) – Fisioterapi
-
Dhiyaul Haq Athallah (L120240238) – Teknik Informatika
-
Nabil Oktora Ramadhan (B400240010) – Bisnis Digital
-
Urip Pamungkas Jati Dharma (J120230148) – Fisioterapi
Tim dibimbing oleh:
Arif Pristianto, S.St.FT., Ftr., M.Fis.
Keberhasilan ini menunjukkan kolaborasi multidisiplin yang kuat antara bidang kesehatan, teknologi informasi, dan bisnis digital dalam menghasilkan inovasi yang solutif dan aplikatif. Brainlyt diharapkan dapat berkontribusi dalam meningkatkan kecepatan penanganan stroke, mengingat waktu respons menjadi faktor krusial dalam menentukan prognosis pasien.
Prestasi ini semakin menegaskan komitmen mahasiswa Fisioterapi UMS dalam mengembangkan inovasi berbasis riset dan teknologi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Selamat kepada Tim Brainlyt atas capaian yang membanggakan ini. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional.
