Mahasiswa kembali menunjukkan kontribusinya dalam menghadirkan inovasi bagi masyarakat melalui program Innovillage, sebuah program pengembangan inovasi sosial yang mendorong mahasiswa untuk menciptakan solusi kreatif dan berdampak bagi lingkungan sekitar.
Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah RABA (Karpet Interaktif), sebuah media pembelajaran yang dirancang untuk membantu meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini. Program ini digagas oleh tim mahasiswa yang diketuai oleh Taqiyyah Nurul ‘Azzah dari Program Studi Fisioterapi, bersama dua anggota tim yaitu Aura Kalbu Darsono dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Salsabila Malikatul Jannah dari Program Studi Fisioterapi.
Dalam pelaksanaannya, tim RABA juga melibatkan kolaborasi lintas disiplin ilmu. Kegiatan implementasi di lapangan turut dibantu oleh beberapa volunteer mahasiswa dari berbagai program studi seperti Teknik Elektro, Teknik Informatika, dan Psikologi. Kolaborasi ini menjadi salah satu kekuatan dalam mengembangkan serta mengimplementasikan inovasi yang lebih komprehensif dan bermanfaat bagi masyarakat.
Melalui program Innovillage, tim RABA menghadirkan media pembelajaran berupa karpet interaktif yang dirancang untuk menstimulasi kemampuan kognitif dan motorik anak, sekaligus meningkatkan minat belajar melalui pendekatan yang lebih menyenangkan. Media ini memungkinkan anak-anak untuk belajar sambil bermain dan bergerak aktif, sehingga proses pembelajaran menjadi lebih interaktif dan tidak monoton.

Saat ini, program RABA telah memasuki tahap implementasi di PAUD mitra. Tim mahasiswa melakukan berbagai kegiatan seperti pengenalan media kepada guru, pendampingan penggunaan karpet interaktif dalam kegiatan belajar mengajar, serta pengamatan langsung terhadap respons anak selama pembelajaran berlangsung. Selain itu, tim juga mengumpulkan umpan balik dari guru dan orang tua untuk mengetahui efektivitas penggunaan media tersebut dalam mendukung proses belajar anak.

Melalui inovasi ini, tim berharap RABA dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini serta menjadi contoh bagaimana program Innovillage dapat mendorong mahasiswa untuk menghadirkan inovasi sosial yang kreatif, kolaboratif, dan berdampak bagi masyarakat.
