Sukoharjo – Program Student Exchange antara Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Faculty of Physical Therapy, Mahidol University, Thailand kembali menghadirkan pengalaman pembelajaran lintas budaya bagi mahasiswa internasional. Salah satu rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui kunjungan edukatif ke Kampung Batik Laweyan, Surakarta, yang memadukan pembelajaran budaya dengan implementasi fisioterapi berbasis masyarakat (community-based physiotherapy).
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Mahidol University didampingi oleh student buddies dari Program Studi Fisioterapi UMS untuk mengenal lebih dekat salah satu kawasan bersejarah yang menjadi ikon budaya batik di Indonesia. Selain mempelajari sejarah dan perkembangan Kampung Batik Laweyan, para peserta juga memperoleh wawasan mengenai nilai-nilai budaya yang menjadi bagian dari identitas masyarakat lokal.
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pengenalan budaya, tetapi juga memberikan pengalaman pembelajaran mengenai penerapan fisioterapi berbasis komunitas. Di bawah pendampingan Ari Pristianto, S.St., Ftr., M.Fis, mahasiswa mengikuti proses identifikasi berbagai potensi masalah kesehatan yang terdapat di masyarakat, melakukan analisis kebutuhan, hingga mendiskusikan bentuk intervensi fisioterapi yang sesuai dengan karakteristik komunitas setempat.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran mengenai peran fisioterapis yang tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif di fasilitas kesehatan, tetapi juga berkontribusi dalam upaya promotif dan preventif melalui pemberdayaan masyarakat. Pengalaman lapangan ini menjadi media pembelajaran yang memperkuat pemahaman mengenai pentingnya pelayanan fisioterapi yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat serta mempertimbangkan aspek sosial, budaya, dan lingkungan.
Selain kegiatan akademik, peserta juga diajak mengeksplorasi sudut-sudut Kampung Batik Laweyan yang kaya akan nilai sejarah dan arsitektur khas. Interaksi langsung dengan masyarakat lokal memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk memahami budaya Indonesia secara lebih mendalam, sekaligus mempererat hubungan antar mahasiswa dari kedua institusi.
Program Student Exchange ini menjadi salah satu wujud komitmen Program Studi Fisioterapi UMS dalam menghadirkan pengalaman pembelajaran internasional yang komprehensif. Melalui kolaborasi dengan Mahidol University, mahasiswa tidak hanya memperoleh penguatan kompetensi akademik dan profesional, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi lintas budaya, kolaborasi global, serta kepekaan terhadap keberagaman masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan semakin memperkuat kerja sama internasional antara UMS dan Mahidol University sekaligus mendukung terciptanya lulusan fisioterapi yang memiliki wawasan global, mampu bekerja dalam lingkungan multikultural, serta siap memberikan pelayanan fisioterapi yang berpusat pada kebutuhan individu maupun komunitas.
