Sukoharjo – Program Studi Fisioterapi (Academic Level) dan Program Studi Profesi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan berhasil meraih Akreditasi Internasional dari Accreditation Agency in Health and Social Sciences (AHPGS) untuk periode 2026–2031. Pencapaian ini menjadi tonggak penting dalam upaya internasionalisasi pendidikan fisioterapi sekaligus memperkuat posisi UMS sebagai institusi pendidikan tinggi yang berdaya saing global.
Akreditasi internasional AHPGS merupakan pengakuan terhadap mutu penyelenggaraan pendidikan yang mencakup berbagai aspek, mulai dari kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola program studi, kualitas sumber daya manusia, fasilitas pendukung, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga sistem penjaminan mutu yang berorientasi pada peningkatan kualitas secara berkelanjutan.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Profesi Fisioterapi UMS telah memenuhi standar mutu pendidikan yang diakui secara internasional. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen program studi dalam menghadirkan pendidikan fisioterapi yang berkualitas, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta mampu menghasilkan lulusan yang kompeten dan siap bersaing di tingkat global.
Raihan akreditasi internasional tidak hanya menjadi bentuk pengakuan atas kualitas penyelenggaraan pendidikan, tetapi juga membuka peluang yang lebih luas dalam pengembangan kerja sama internasional. Melalui pengakuan ini, Program Studi Fisioterapi UMS semakin memperkuat kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi, institusi kesehatan, organisasi profesi, dan mitra strategis di berbagai negara dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pertukaran mahasiswa dan dosen.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Surakarta. Dukungan pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra kerja sama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya menjadi bagian penting dalam proses pemenuhan standar akreditasi internasional yang telah dilalui.
Selain menjadi capaian institusional, akreditasi internasional AHPGS juga memberikan nilai tambah bagi mahasiswa dan lulusan. Standar pendidikan yang selaras dengan praktik internasional diharapkan mampu meningkatkan kompetensi lulusan, memperluas peluang kolaborasi akademik, serta memperkuat daya saing fisioterapis Indonesia di tingkat regional maupun global.
Program Studi Fisioterapi UMS berkomitmen untuk menjadikan capaian ini sebagai motivasi dalam terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. Berbagai inovasi dalam pembelajaran, penguatan penelitian, peningkatan pengabdian kepada masyarakat, serta perluasan jejaring internasional akan terus dikembangkan guna mewujudkan pendidikan fisioterapi yang unggul, berstandar internasional, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan diraihnya Akreditasi Internasional AHPGS periode 2026–2031, Program Studi Fisioterapi dan Program Studi Profesi Fisioterapi UMS semakin menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang profesional, berintegritas, adaptif terhadap perkembangan global, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu fisioterapi dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia maupun dunia.
