Mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS Ikuti Ujian Kompetensi Nasional Tahun Akademik 2025/2026

Sukoharjo – Mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) mengikuti Ujian Kompetensi Nasional (UKOMNAS) Fisioterapi Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada 24–28 Juni 2026 di Universitas Muhammadiyah Surakarta. Ujian kompetensi ini meliputi dua tahapan, yaitu Computer Based Test (CBT) dan Objective Structured Clinical Examination (OSCE) sebagai bentuk evaluasi akhir terhadap kompetensi calon fisioterapis profesional.

UKOMNAS merupakan tahapan penting yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa profesi sebelum memasuki dunia kerja sebagai fisioterapis. Melalui pelaksanaan ujian ini, peserta diuji tidak hanya pada aspek pengetahuan ilmiah, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, pengambilan keputusan klinis, keterampilan praktik, komunikasi profesional, serta penerapan pelayanan fisioterapi yang sesuai dengan standar kompetensi nasional.

Selama menjalani proses pendidikan profesi, mahasiswa telah dibekali berbagai pengalaman pembelajaran, praktik klinik, serta pembinaan kompetensi yang menjadi fondasi dalam menghadapi ujian nasional tersebut. Pelaksanaan CBT dan OSCE menjadi sarana untuk memastikan bahwa lulusan memiliki kemampuan yang memadai dalam memberikan pelayanan fisioterapi yang aman, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.

Program Studi Profesi Fisioterapi FIK UMS senantiasa berkomitmen mendukung mahasiswa dalam setiap tahapan pendidikan, termasuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Kompetensi Nasional. Berbagai pembinaan akademik, penguatan materi, simulasi ujian, hingga pendampingan telah dilakukan sebagai bagian dari upaya menghasilkan lulusan yang unggul dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui pelaksanaan UKOMNAS ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti setiap rangkaian ujian dengan penuh percaya diri, menjunjung tinggi integritas, serta menampilkan kompetensi terbaik yang telah dibangun selama proses pendidikan. Semoga seluruh mahasiswa diberikan kelancaran, hasil yang membanggakan, dan mampu melangkah menjadi fisioterapis profesional yang berkompeten serta siap memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat.