Sukoharjo – Program Studi Magister Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan komitmennya dalam pengembangan keilmuan melalui penetapan Visi Keilmuan yang berorientasi pada keunggulan dan inovasi berbasis riset.
Dalam rumusan visi tersebut, Prodi Magister Fisioterapi UMS menargetkan pada tahun 2029 menjadi pusat unggulan dan inovasi IPTEKS yang islami di bidang fisioterapi. Pengembangan keilmuan diarahkan melalui riset berbasis basic science biomolekuler dan ilmu gerak pada berbagai sistem tubuh, dengan fokus utama pada sistem muskuloskeletal dan neuromuskular.
Pendekatan ini dirancang untuk memperkuat landasan ilmiah praktik fisioterapi, sehingga hasil riset tidak hanya berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dapat diaplikasikan secara langsung dalam praktik klinis serta diterapkan di komunitas, baik pada lingkup nasional maupun global.
Visi keilmuan tersebut menjadi pijakan strategis dalam pengembangan kurikulum, roadmap penelitian, kolaborasi akademik, serta hilirisasi produk riset unggulan. Dengan integrasi nilai-nilai keislaman dan penguatan inovasi teknologi, Prodi Magister Fisioterapi UMS berkomitmen mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing internasional.
Melalui arah pengembangan ini, Program Studi Magister Fisioterapi UMS terus memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang berkontribusi aktif dalam kemajuan ilmu fisioterapi berbasis riset dan pengabdian kepada masyarakat.
