Sukoharjo – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih Gold Medal pada kategori Innovation Science dalam ajang ASEAN Innovative Science Environment and Entrepreneur Fair (AISEEF) 2026.
Tim mahasiswa yang terdiri dari Hafidh Erli Nurdin Pratama, Jihan Nabilla Ramadhani, Naurah Qolbia Salamah, Rika Ayu Sarah Nirmala, dan Yudha Wirajati berhasil memperoleh penghargaan melalui inovasi berjudul “Viscosity: A Virtual Reality Game Based Exercise Program to Improve Upper Extremity Functional in Children with Cerebral Palsy.”
Inovasi tersebut merupakan pengembangan program latihan berbasis virtual reality game yang dirancang untuk membantu meningkatkan fungsi ekstremitas atas pada anak dengan cerebral palsy. Melalui pendekatan interaktif dan berbasis teknologi, program ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi latihan sekaligus mendukung proses rehabilitasi yang lebih menyenangkan dan efektif bagi anak.
Ajang AISEEF 2026 menjadi wadah kompetisi internasional yang mempertemukan berbagai inovasi mahasiswa dari berbagai negara di kawasan ASEAN dalam bidang sains, lingkungan, dan kewirausahaan. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Fisioterapi UMS mampu bersaing dan berkontribusi melalui pengembangan inovasi berbasis teknologi di bidang kesehatan.
Prestasi ini sekaligus mencerminkan komitmen Prodi Fisioterapi UMS dalam mendukung pengembangan kreativitas, riset, dan inovasi mahasiswa agar mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta perkembangan ilmu fisioterapi di masa depan.
