Sukoharjo – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali mengukir prestasi di kancah internasional dengan meraih Silver Medal kategori Innovation Science pada ajang Youth International Science Fair (YISF) 2026.
Tim yang diketuai oleh Tsannina Saida Lathifa (J120230176) bersama anggota Najwa Citamajida (J120230175), Dinaya Ulfah (J120230162), dan Tutut Setya Linda Mahandini (J120230153) menghadirkan inovasi berjudul “RehaDex System: Smart Finger Extension Monitoring System Based on Real-Time Muscle Strength Detection for Rehabilitation Therapy.”
Inovasi RehaDex System merupakan sistem pemantauan ekstensi jari berbasis deteksi kekuatan otot secara real-time yang dirancang untuk mendukung proses terapi rehabilitasi. Sistem ini bertujuan membantu tenaga kesehatan dalam memonitor perkembangan pasien secara objektif serta meningkatkan efektivitas program rehabilitasi, khususnya pada gangguan fungsi tangan.
Tim dibimbing oleh Adnan Faris Naufal, S.Fis., Ftr., M.Bmd yang turut mendampingi proses pengembangan riset hingga kompetisi internasional tersebut. Keberhasilan ini menjadi bukti kuat kapasitas mahasiswa Fisioterapi UMS dalam mengembangkan inovasi berbasis teknologi yang aplikatif di bidang rehabilitasi.
Prestasi ini semakin mempertegas komitmen Prodi Fisioterapi UMS dalam mendorong budaya riset, inovasi, dan kolaborasi ilmiah di tingkat global. Diharapkan capaian ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu fisioterapi yang berdampak bagi masyarakat.
