Kenalan dengan RehaDex System: Inovasi Rehabilitasi Pasca Fraktur Karya Mahasiswa UMS

Sukoharjo – RehaDex System merupakan inovasi alat rehabilitasi yang dirancang untuk mengukur kekuatan otot ekstensor jari secara real-time pada proses rehabilitasi pasca fraktur lengan bawah (forearm fracture). 💡📊

Inovasi ini dikembangkan berdasarkan hasil analisis berbagai penelitian yang menunjukkan adanya pengaruh fraktur forearm terhadap penurunan kekuatan otot ekstensor jari. Selama ini, penilaian kekuatan otot masih banyak menggunakan Manual Muscle Testing (MMT) yang cenderung bersifat subjektif karena bergantung pada penilaian fisioterapis. Selain itu, alat pengukuran yang sudah ada umumnya berfokus pada gerakan fleksi, sedangkan RehaDex System hadir dengan fokus pengukuran pada gerakan ekstensi jari.

Alat ini dilengkapi dengan indikator visual berbasis warna untuk membantu interpretasi hasil pengukuran secara lebih praktis dan mudah dipahami:
🔴 Weak : 1–2 lb
🟡 Moderate : 2–3 lb
🟢 Good : 3–5 lb
⚪ Perfect : ≥ 5,1 lb

✨ RehaDex System telah dipresentasikan pada ajang internasional Youth International Science Fair (YISF) 2026 dan berhasil meraih Silver Medal di kategori Innovation Science bersama peserta dari berbagai negara. 🌍🥈

Dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta sebagai bentuk inovasi teknologi rehabilitasi yang lebih objektif, praktis, dan aplikatif untuk mendukung pelayanan fisioterapi. 🚀