Pelatihan Nasional Etik Dasar dan Lanjut (EDL) serta Manajemen SIM-EPK Diselenggarakan di FIK UMS

Sukoharjo – Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (FIK UMS) melalui Komite Etik Penelitian Kesehatan (KEPK) akan menyelenggarakan Pelatihan Nasional Etik Dasar dan Lanjut (EDL) serta Manajemen SIM-EPK pada 19–20 Agustus 2026 secara daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara KEPK FIK UMS, Lembaga Pelatihan Kolegium Fisioterapi, serta Komite Etik Penelitian Kesehatan Nasional (KEPKN). Pelatihan ditujukan bagi tenaga kesehatan, akademisi, peneliti, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penelitian kesehatan untuk meningkatkan pemahaman mengenai prinsip etik penelitian serta pengelolaan administrasi etik melalui Sistem Informasi Manajemen Etik Penelitian Kesehatan (SIM-EPK).

Selama dua hari pelaksanaan, peserta akan memperoleh materi komprehensif mulai dari sejarah perkembangan etik penelitian kesehatan, prinsip-prinsip Good Clinical Practice (GCP), regulasi KEPK, informed consent, telaah etik penelitian, hingga praktik penggunaan aplikasi SIM-EPK. Selain penyampaian materi oleh narasumber berpengalaman, pelatihan juga dilengkapi dengan sesi diskusi dan praktik langsung untuk memperkuat pemahaman peserta.

Pelatihan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang etik penelitian kesehatan, di antaranya Drs. Ondri Dwi Sampurno, M.Si., Apt., Prof. dr. Anton Rahardjo, drg., M.K.P., Ph.D., Drs. Hari Waryat, Apt., drh. Id Sellybroto, M.Kes., serta Handoko Riwidoko, S.Kep.

Kuota pelatihan dibatasi hanya 100 peserta, sehingga diharapkan calon peserta dapat segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

Melalui kegiatan ini, FIK UMS berkomitmen mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan penelitian kesehatan yang beretika, profesional, dan sesuai dengan standar nasional, sekaligus memperkuat kapasitas peneliti dalam menerapkan prinsip-prinsip etik pada setiap tahapan penelitian.