Sukoharjo – Mahasiswa Program Studi Fisioterapi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Bronze Medal dalam ajang Mandalika Essay Competition 7 (MEC 7) yang diselenggarakan oleh Universitas Mataram bekerja sama dengan Lembaga Setara Prisma Nusantara.
Prestasi tersebut diraih oleh Najwa Citamajida dan Zahara Naura Azalia melalui karya esai berjudul “Integrated Stroke: Integrasi Sistem Pemantauan Minum Obat antara Pasien dengan Keluarga dalam Bentuk Smartwatch untuk Mencegah Kekambuhan Berulang.” Karya ini mengangkat inovasi sistem pemantauan konsumsi obat berbasis smartwatch yang terintegrasi antara pasien stroke dan keluarga sebagai upaya meningkatkan kepatuhan terapi serta mencegah risiko kekambuhan.
Inovasi yang diusung menekankan pentingnya kolaborasi antara pasien dan keluarga dalam proses rehabilitasi jangka panjang. Dengan memanfaatkan teknologi wearable, sistem ini dirancang untuk memberikan pengingat minum obat secara real-time sekaligus memfasilitasi monitoring jarak jauh oleh anggota keluarga, sehingga mendukung keberlanjutan perawatan pasien stroke secara lebih efektif.
Capaian ini menjadi bukti konsistensi mahasiswa Fisioterapi UMS dalam menghasilkan gagasan inovatif berbasis kebutuhan klinis dan perkembangan teknologi kesehatan. Prodi Fisioterapi UMS berharap prestasi ini dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus berkontribusi melalui karya ilmiah yang berdampak bagi masyarakat, khususnya dalam bidang rehabilitasi neurologis dan promotif preventif kesehatan.
